Postingan

Menampilkan postingan dengan label pilkada

Khofifah Disambut Pedagang Sapi

Tuban - Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa menjamin kesejahteraan peternak sapi lokal di Jatim. Janji ini disambut pedagang sapi dengan yel-yel coblos nomor satu. Khofifah menilai harus ada sinergitas antara pemerintah dan masyarakat. "Bagaimana sebetulnya kesejahteraan para peternak tetap terjaga. Harga Eceran Tertinggi (HET) harus dijaga. Maka stabilisasi harga produk dari peternak sapi, baik itu dagingnya ataupun harga sapinya harus terproteksi," kata Khofifah saat melakukan navigasi program ke Pasar Hewan Tuban, Jawa Timur , Minggu (27/5/2018). Larangan penyembelihan sapi betina produktif sedianya telah termaktub dalam UU No 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4). Beleid tersebut menyebutkan setiap orang dilarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif atau ternak ruminansia besar betina produktif. Kemudian dalam pasal 86, diatur sanksi pidana kurungan bagi orang yang menyembelih ternak ruminansia besar betin...

Seniman Jalanan Hadiahi Cawagub Ijeck Lukisan

Medan - Pelukis jalanan, Marseli, akhirnya berkesempatan bertemu dengan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumut, Musa Rajekshah. Pada pertemuannya itu, Marseli memberikan hasil karyanya pada Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.  Ia memberikan lukisan wajah Edy dan Ijeck yang dibuat menggunakan pensil di pelataran Masjid Agung Medan, Jumat (25/5/2018) malam usai acara buka puasa bersama. Saat itu Ijeck sedang melakukan buka puasa bersama dengan masyarakat Medan dan jamaah Masjid Agung Medan. "Saya sudah lama senang lihat sosok Pak Edy Rahmayadi. Sebelum beliau menjadi calon gubernur saya sudah senang melihat karakter beliau. Begitupun dengan sosok Bang Ijeck yang low profile dan santun, yang dapat menjadi motivasi bagi kaum muda Sumut," katanya. Baca juga: Tips Tetap Bugar Selama Ramadan dari Cawagub Ijeck Marseli mengaku hampir dua bulan lebih berupaya menemui pasangan nomor urut satu itu, tapi tak kunjung berhasil. Ia bahkan sempat mendatangi Posko Pemenangan E...

Puti Guntur Jadi Ajang Tempat Curhat

Surabaya - Cawagub Puti Guntur Soekarno menggarap segmen pemilih perempuan. Kandidat Pilkada Jawa Timur nomor 2 itu bertemu kalangan Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Pertemuan di kawasan Darmo, Kota Surabaya, Minggu (27/5/2018), cucu Bung Karno menaruh perhatian terhadap pendidikan karakter, yang dimulai di masa kanak-kanak. "Pendidikan anak usia dini menjadi kunci untuk membentuk karakter anak. Inilah fase di mana kita menanamkan nilai-nilai luhur bangsa, memberikan keteladanan, dan meletakkan dasar-dasar yang baik bagi anak," kata Puti Guntur. Dua periode menjadi anggota DPR, Puti bertugas di Komisi X, di antaranya mengurus bidang pendidikan. Pendidikan PAUD biasanya diberikan pada usia anak di bawah 5 tahun. "Inilah fase usia emas bagi anak, dimana daya serap otak anak sangat maksimal," tambahnya. Puti Guntur yang didampingi Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji dan Dyah Katarina, anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDIP, ini bertemu ratusa...

PA 212 Minta Gerindra-PAN-PKS-PBB Berkoalisi

Jakarta - Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) menemui Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Dalam pertemuan itu, PA 212 juga meminta Gerindra, PAN, PKS, dan PBB segera berkoalisi. "DPP PA 212 mendesak kepada Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB) untuk secepatnya mendeklarasikan secara terbuka sebagai koalisi permanen menjelang pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019," kata Ketua PA 212 Slamet Maarif seusai pertemuan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018). Baca juga: PAN-PBB Belum Mau Gabung Gerindra-PKS, Sinyal Ada Poros Ketiga? Namun Fadli, yang juga Waktum Gerindra, belum memberikan tanggapan terkait permintaan PA 212 tersebut. Pertemuan ini berlangsung tertutup selama kurang-lebih satu jam. Sebelumnya, pembina PA 212 Habib Rizieq Syihab juga pernah mengusulkan agar partai-partai tersebut berkoalisi. Akan tetapi sampai sekarang belum ada kesepakatan resmi dari keempa...

Logo Parpol Tanpa Nomor Urut Termasuk Citra Diri

Jakarta - Bawaslu menyatakan citra diri bersifat alternatif. Menurut Bawaslu keberadaan logo partai tanpa nomor urut sudah termasuk dalam citra diri. "Citra diri itu bersifat alternatif kalau hanya ada salah satunya itu sudah temasuk citra diri. Kalaupun ada nomor tidak ada logo juga akan kena, tidak ada nomor tapi ada logo juga kena," kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018). Ia juga menjelaskan soal definisi kampanye. Menurutnya, kampanye berisi visi, misi, program dan citra diri. "Kalau definisi kampanye itukan program, visi-misi serta citra diri, kalau visi-misi sudah berdiri sendiri sebagai sesuatu yang memang masuk definisi kampanye. Termasuk yang baru dan jadi perdebatan artinya butuh penafsiran itu adalah soal citra diri, oleh karena itu kami di gugus tugas, konteksnya ingin lebih memastikan pemahaman kita termaksud menyampaikan pemahaman ini kepada masyarakat," ujar Afif. ...

Debat Pilgub Sumut 2018: Djarot Tanya Edy Cara Rawat Budaya

Jakarta - Cagub Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat bertanya ke Cagub Edy Rahmayadi soal bagaimana cara merawat dan mejaga kebudayaan, serta menyampaikannya sebagai obyek wisata. Menurut Djarot, seorang gubernur bukan hanya mengalokasikan anggaran untuk kebudayaan dan pariwisata. Hal ini diungkapkan Djarot ke Edy dalam debat kedua Pilgub Sumut 2018 berlangsung di Hotel Adi Mulia Medan, Sabtu (12/5/2018). Sesi kedua acara debat, Edy mendapatkan pertanyaan yang telah disusun oleh panelis soal bagaimana merawat dan mengembangkan warisan sejarah dan kebudayaan di Sumatera Utara. "Warisan sejarah dan kebudayaan di Sumatera Utara sangat kaya dan heterogen, namun sarana untuk merawat dan mengembangkannya sangat minim, bagaimana langkah kongkrit anda merawat, memanfaatkan, dan mengembangkan warisan sejarah dan kebudayaan untuk pembangunan di Sumatera Utara," tanya moderator acara ke Edy. Mengawali penjelasannya, Edy menjelaskan sejarah merupakan warisan. Dia pun sempa...

Prabowo: Mau Ubah Indonesia? Menangkan Sudrajat-Syaikhu

Bandung - Prabowo Subianto turun gunung ke Bandung. Ketua umum Partai Gerindra itu mengkampanyekan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Kampanye akbar paslon nomor urut tiga itu berlangsung di Monumen Perjuangan Rakyat, Kota Bandung, Jabar, Sabtu (12/5/2018). Ribuan massa pendukung paslon yang disebut 'Asyik' hadir dalam kegiatan kampanye akbar bertajuk 'Asyik Berzikir' itu. "Aku di sini untuk meminta bantuan kepada kalian untuk memenangkan pasangan Mayor Jenderal Purnawirawan Sudrajat dan KH Ahmad Syaikhu," ucap Prabowo dalam sambutannya. Prabowo mengatakan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sudah sukses membangun Jabar. Maka dari itu, pihaknya membutuhkan sosok penerus dari Aher, sapaan akrabnya. Menurut Prabowo, sosok Sudrajat mempuni untuk melanjutkan kepemimpinan Aher. "Saya dan kawan-kawan dari PKS dan PAN kita membutuhkan penerus Aher. Dan kita jatuhkan pilihan kita kepada Mayor Jenderal (Purn) TNI Sudrajat da...

Amien Rais: Indonesia Bangsa 'Pekok'

Yogyakarta - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais kembali menyoroti masalah undang-undang di Indonesia yang dianggap pro asing itu merugikan rakyat. Salah satunya adalah UU migas. Oleh karena itu, ia menyebutkan bangsa Indonesia adalah bangsa pekok (bodoh). Apa alasannya? "Ini ada UU yang aneh dan ajaib. Bahwa gas alam di perut bumi Indonesia, itu boleh digunakan oleh bangsa sendiri setelah bangsa lain dicukupi kebutuhannya," kata Amien saat mengisi ceramah di Masjid Muthohirin Yogyakarta, Kamis (10/5/2018) malam. Menurutnya, kebijakan tersebut aneh. Sebab, kebutuhan dalam negeri dikorbankan hanya demi memenuhi kebutuhan negara lain, seperti Tiongkok, Taiwan, dan Singapura. "Ini mesti bangsa pekok (bodoh)," sindirnya. Akibat kebijakan tersebut, lanjut Amien, Pabrik Pupuk Iskandar Muda di Aceh berhenti beroperasi karena tidak mendapatkan suplai bahan bakar penggerak mesin. Padahal di dekatnya terdapat tambang gas alam. "Ini sebuah keaneha...

Sudrajat-Syaikhu Kampanye Akbar Berkonsep Berbeda

Bandung - Cagub-Cawagub Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu siap menggelar kampanye akbar di Bandung. Paslon yang akrab berjuluk 'Asyik' ini menyiapkan konsep berbeda. Paslon nomor urut tiga tersebut akan kampanye dengan cara berzikir. Rencananya 20 ribu orang dari mulai kader partai pendukung, simpatisan dan masyarakat akan hadir dalam kegiatan bertajuk 'Asyik Berzikir' yang akan digelar di Monumen Perjuangan Rakyat, akhir pekan ini, Sabtu (12/5/2018) pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. "Ini kan menjelang Ramadan. Kita menggelar acara Asyik Berzikir'. Ini bisa membawa ke suasana kampanye yang religius, sesuai tagline pasangan Asyik Jabar bertakwa dan sejahtera," ujar Ketua Tim Pemenangan pasangan Asyik, Haru Suandharu, dalam rilis yang diterima, Kamis (10/5/2018). Haru mengatakan kegiatan tersebut rencananya dihadiri ketua umum masing-masing partai pendukung, termasuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Selain itu, tokoh PKS yaitu Ahmad Heryawan turut ...

Khofifah Kenakan Batik, Emil Pakai Jas

Surabaya - Dalam debat kedua cagub Jawa Timur, pasangan calon nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak mengenakan pakaian yang berbeda. Biasanya, paslon ini kerap memakai baju berwarna putih. Namun di debat kali ini, keduanya memiliki konsep yang berbeda.  Khofifah mengaku ada makna di balik konsepnya berbusana malam ini. Seperti yang dilihat, Khofifah mengenakan baju batik yang bernuansa cerah dengan warna cokelat aksen oranye dan keemasan. Tak ketinggalan, batik Madura ini juga dipadu dengan kerudung oranye.  "Saya menggunakan batik, ini batik Madura. Kerudung warna oranye ini adalah warna penurunan ketimpangan," kata Khofifah saat jumpa pers usai debat di Dyandra Convention Center, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Selasa (8/5/2018). Baca juga: Pembangunan Tol Dipercepat, Gus Ipul Puji Pemerintahan Jokowi Dalam hal ini, Khofifah memiliki harapan untuk menyelesaikan ketimpangan sosial yang ada di Indonesia. Hal ini, tambahnya, bisa dilakukan melalui ...

Ketum PPP Rasakan Beratnya Perjuangan Petani

Karawang - Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Rommy ikut terjun ke sawah dengan menanam padi di Kawarang, Jawa Barat. Itu dilakukan sebagai bagian dari penanaman padi di 5 hektar sawah yang dilakukan oleh Persatuan Tani Nusantara (Pertanu), yakni organisasi yang berada di bawah PPP. Bersama Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanulu Ulum, Rommy turun ke sawah untuk menanam bibit padi unggul. Dia pun mengungkapkan beratnya perjuangan seorang petani dalam menanam padi. "Saat ini saya merasakan bagaimana beratnya perjuangan petani menanam padi," kata Rommy seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (9/5/2018).  Baca juga: Ke Subang, Cawagub Uu Terima Keluhan Pengusaha UKM Dia menjelaskan, sawah yang ditanami bibit padi unggul akan menjadi percontohan di daerah lainnya. Bibit unggul ditanam dengan proses proses yang berbeda yakni dengan menggunakan pupuk kimia dan organik. "Nanti setelah tiga atau empat bulan akan diketahui seperti apa perbedaan a...

Cagub Lampung 2018 Riana Dengarkan Keluhan Warga

Bandar Lampung - Cawagub Lampung Riana Sari Arinal kembali mendatangi warga di dua Kecamatan berbeda yakni Teluk Betung Selatan dan Barat. Dia dengan sabar mendengar beberapa keluhan warga terkait billing sekolah. Dalam kampanye tersebut Riana Sari dengan sabar mendengar beberapa keluhan warga terkait billing Sekolah. "Apakah nanti biling sekolah untuk anak SMA masih akan diberlakukan?" tanya Mayasari (32) seorang ibu yang punya usaha warung kecil. Hal senada juga dikatakan Yuni (35) yang resah terkait biaya karena anaknya mau masuk sekolah. Baca juga: Cagub Arinal Janjikan Kain Tenun Tapis Khas Lampung Mendunia Riana menanggapi bahwa program biling tetap ada.  "Saya ingin kita berkumpul untuk berdialog bahwa pendidikan itu harus ada kerjasama antara para orang tua-wali murid dan pihak sekolah untuk memastikan program Biling Sekolah harus tetap ada. Bahkan bila Arinal menjadi gubernur kualitas pendidikan juga para pengajarnya akan ditingkatkan...

Panggung Debat Cagub Jatim 2018 Modern dan Futuristik

Surabaya - Debat kedua Pilgub Jatim 2018 tetap digelar di Dyandra Convention Hall. Sebuah panggung sudah disiapkan untuk debat ini. Desain panggung yang digunakan pada debat kedua ini berbeda dengan debat perdana. Penampakan backdrop panggung debat ronde kedua ini berbeda dengan debat perdana yang mengusung desain Suramadu. Kali ini beberapa bangunan modern futuristik dipilih KPU Jatim sebagai background. Baca juga: Panggung Debat Cagub Jatim: Lampu Warna-warni, Bergaya Suramadu "Tema panggungnya lebih ke futuristik, Jawa Timur masa depan. Konsep-konsep, bentuk-bentuknya futuristik masa depan. Bagaimana kedua kontestan bisa membawa Jatim lebih baik di masa yang akan datang, kira-kira begitu," kata Komisioner KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro pada detikcom, Selasa (8/5/2018). Gogot mengaku, pihaknya sengaja membuat tema berbeda untuk tiap pelaksanaan debat. Ia berharap dengan tema panggung yang berbeda, masyarakat tidak hanya mengetahui program program yang dita...

Yusril Jalin Komunikasi dengan Gatot

Solo - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, menegaskan dirinya tak akan mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. Selain dengan Prabowo, Yusril mengaku menjalin komunikasi dengan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.  "Secara langsung ataupun tidak langsung ada tim-tim yang bicara, misalnya dengan Pak Prabowo, Gatot," ujar Yusril usai menjadi pembicara di Musyawarah Nasional Umat Islam untuk Konstitusi di Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta, Senin (6/5/2018). Dalam kesempatan ini dia juga menegaskan kembali tak akan mendukung Jokowi. Bahkan dia akan memilih kotak kosong jika Jokowi menjadi calon tunggal.  Baca juga: Jika Jokowi Capres Tunggal, Yusril Pilih Kotak Kosong "Tidak akan dukung (Jokowi). Kalau Pak Jokowi calon tunggal ya kita dukung kotak kosong," katanya sembari tertawa. Baca juga: Mau Balas Budi ke Yusril, Buni Yani Pertimbangkan Gabung PBB Yusril juga menyampaikan kritiknya tantang aturan mengenai presidentia...

NU Bangil Dukung Khofifah-Emil

Pasuruan - Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dinilai lebih jujur dalam menjalani birokrasi pemerintahan. Track record bersih dari korupsi ini mendorong masyarakat memberikan dukungan untuk pasangan Khofifah-Emil. Hal ini yang diungkapkan Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil Pasuruan, KH Muhammad Muadz SH, di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (5/5/2018). Sosok Khofifah dinilai lebih dipercaya dan bisa dijadikan tumpuan masyarakat. "Iya mengalihkan dukungan. Walapun saya masih ada keluarga dengan Gus Ipul," kata Muadz. Baca juga: Hadiri Haflah Akhirussanah, Khofifah Ajak Warga Berselawat "Sosok bu Khofifah sendiri lebih bisa dipercaya. Ketika menjadi Ketua Muslimat itu beliau sudah banyak bantuannya untuk masyarakat," lanjutnya. Kiai Muadz mengatakan sudah mengenal Khofifah sejak lama namun di periode ini pihaknya siap mendukung pasangan calon nomor 1. Menurutnya, dukun...

Pilgub Sumut 2018: Mari Hentikan Pertikaian dan Saling Menyayangi

Palembang - Calon Gubernur Sumut (Cagubsu) nomor urut 1 Edy Rahmayadi mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Sumut. Pembangunan di Sumut diperlukan untuk mengejar ketertinggalan di segala bidang dengan provinsi lain.  "Saya ingin Sumut ini tidak ada orang yang bermental lemah dan mudah menyerah. Hanya ada dua pilihan, menyerah gagal seperti pecundang atau berjuang seperti para juara. Marilah kita hentikan pertikaian-pertikaian yang ada dan saling menyayangi, bergandengan tangan untuk membangun Sumut yang kita cintai ini," ujar Edy, Jumat (4/5/2018). Edy mengatakan itu saat menghadiri doa bersama dan ramah tamah oleh Tabloid Rohani Terpopuler dan Komunitas Pendeta Internasional Indonesia Sumatera Utara di Mutiara Suara Nafiri, Jl.KH. Wahid Hasyim No.86-88 Medan, hari ini. Baca juga: Cagub Edy: Ironis, Banyak Anak Sumut Putus Sekolah Edy berharap bahwa masyarakat Sumut saling mengasihi dan tidak terkotak-kotak hanya karena perbedaan suku dan agama. B...

Cagub Arinal Jamin Keamanan Investasi

Bandar Lampung - Pasangan nomor urut tiga calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunadi-Chusnunia (Nunik) menegaskan akan menjamin keamanan para investor yang ingin berinvestasi di Provinsi Lampung. Dia menjamin itu bila terpilih dalam pilkada 27 Juni 2018. "Kita akan membuka peluang selebar-lebarnya bagi para pengusaha untuk berinvestasi di Provinsi Lampung. Dengan jaminan keamanan tentunya ini akan berkordinasi dengan pihak kepolisian," kata Arinal, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/5/2018). Baca juga: Pembenahan Infrastruktur Pendidikan Jadi Prioritas Arinal-Nunik Menurut Arinal, berinvestasi di Lampung akan dijamin sangat mudah dalam hal pengurusan izin dan berbagai hal lainnya, terlebih dalam hal keamanan. Dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, para investor diyakini akan merasakan keamanan sehingga dalam pengiriman logistik melalui jalur darat tidak akan ada gangguan. Peluang beinvestasi usaha dibuka secara luas, manta...

Uu Ruzhanul Ulum dan Dedi Mulyadi Adu Program Lingkungan

Bandung - Dua calon wakil gubernur Jabar Uu Ruhzanul Ulum dan Dedi Mulyadi saling beradu gagasan tentang masalah lingkungan. Berbagai program mereka paparkan demi melindungi dan menyelamatkan lingkungan di Jawa Barat.  Keduanya hadir dalam acara dialog publik bertema 'Menakar Komitmen Para Kandidat Gubernur-Wakil Gubernur Jabar Dalam Perlindungan Ruang dan Lingkungan Hidup Jawa Barat', di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Kamis (3/5/2018).  Acara dialog publik ini digagas oleh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi Jabar). Dari empat pasangan calon, hanya calon wakil gubernur nomor 1 Uu Ruhzanul Ulum dan calon wakil gubernur nomor 4 Dedi Mulyadi yang hadir. Sementara pasangan calon nomor 2 dan 3 tidak ada yang datang baik calon gubernur maupun wakil gubernurnya.  Sejumlah aktivis dan pegiat lingkungan hadir dalam dialog publik tersebut. Berbagai masalah dan pertanyaan juga terlontar dari para audiens untuk para calon wakil gubernu...

Ketum PAN: Buruh Itu Gerakan Politik

Jakarta - PAN menilai tak ada politisasi dalam momen Hari Buruh terkait deklarasi dukungan KSPI kepada Prabowo Subianto sebagai capres 2019. Ketum PAN Zulkifli Hasan menyebut, pada hakikatnya, perayaan Hari Buruh itu merupakan gerakan politik. "Ya memang buruh kan gerakan politik. Ya gerakan politik. Ya buruh itu gerakan politik kan. Apa yang dipolitisasi?" kata Zulkifli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5/2018).  Baca juga: Gerindra Serang Balik NasDem: Kubu Jokowi yang Ketakutan! Zulkifli, yang mengaku tak tahu-menahu soal deklarasi dukungan itu, menyebut hal yang wajar jika KSPI menyuarakan aspirasinya di Hari Buruh. Menurutnya, hal itu sah dilakukan. "Saya nggak tahu (ada) deklarasi, tapi buruh itu gerakan politik. Saya nggak mengikuti apakah deklarasi atau tidak," ucap Ketua MPR itu. Baca juga: Golkar: 2014, KSPI Dukung Prabowo dan Kalah Diberitakan, deklarasi dukungan dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) unt...

PAN: Safari Olahraga

Jakarta - PAN hingga kini belum memutuskan dukungan untuk Pilpres 2019. Apakah pertemuan antara Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno dalam lari pagi sebagai 'tanda-tanda' ke mana PAN akan berlabuh? "Itu bagian dari safari olahraga," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno saat dimintai konfirmasi, Selasa (1/5/2018) malam. Eddy mengatakan PAN masih terus berkomunikasi dengan semua partai. Selain partai, PAN menjalin komunikasi dengan berbagai tokoh politik untuk menyiapkan diri di Pilpres 2019. "Kita membuka jalur komunikasi dengan semua parpol dan semua tokoh, termasuk Demokrat, PKB, PDIP, Golkar, dan lain-lain. Termasuk juga tokoh-tokoh seperti Pak Gatot Nurmantyo, Pak Anies, Pak AHY, dan lain-lain. Pokoknya saat ini kita melakukan safari politik untuk menerima masukan dari seluruh parpol dan tokoh politik bangsa," jelas Eddy. Baca juga: Lari Pagi Bersama Sandiaga, Zulkifli Hasan: Ada Tanda-tanda Hal senad...