Postingan

Menampilkan postingan dengan label sumut

Seniman Jalanan Hadiahi Cawagub Ijeck Lukisan

Medan - Pelukis jalanan, Marseli, akhirnya berkesempatan bertemu dengan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumut, Musa Rajekshah. Pada pertemuannya itu, Marseli memberikan hasil karyanya pada Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.  Ia memberikan lukisan wajah Edy dan Ijeck yang dibuat menggunakan pensil di pelataran Masjid Agung Medan, Jumat (25/5/2018) malam usai acara buka puasa bersama. Saat itu Ijeck sedang melakukan buka puasa bersama dengan masyarakat Medan dan jamaah Masjid Agung Medan. "Saya sudah lama senang lihat sosok Pak Edy Rahmayadi. Sebelum beliau menjadi calon gubernur saya sudah senang melihat karakter beliau. Begitupun dengan sosok Bang Ijeck yang low profile dan santun, yang dapat menjadi motivasi bagi kaum muda Sumut," katanya. Baca juga: Tips Tetap Bugar Selama Ramadan dari Cawagub Ijeck Marseli mengaku hampir dua bulan lebih berupaya menemui pasangan nomor urut satu itu, tapi tak kunjung berhasil. Ia bahkan sempat mendatangi Posko Pemenangan E...

PA 212 Minta Gerindra-PAN-PKS-PBB Berkoalisi

Jakarta - Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) menemui Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Dalam pertemuan itu, PA 212 juga meminta Gerindra, PAN, PKS, dan PBB segera berkoalisi. "DPP PA 212 mendesak kepada Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB) untuk secepatnya mendeklarasikan secara terbuka sebagai koalisi permanen menjelang pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019," kata Ketua PA 212 Slamet Maarif seusai pertemuan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018). Baca juga: PAN-PBB Belum Mau Gabung Gerindra-PKS, Sinyal Ada Poros Ketiga? Namun Fadli, yang juga Waktum Gerindra, belum memberikan tanggapan terkait permintaan PA 212 tersebut. Pertemuan ini berlangsung tertutup selama kurang-lebih satu jam. Sebelumnya, pembina PA 212 Habib Rizieq Syihab juga pernah mengusulkan agar partai-partai tersebut berkoalisi. Akan tetapi sampai sekarang belum ada kesepakatan resmi dari keempa...

Debat Pilgub Sumut 2018: Edy Bicara Pengangguran Tinggi

Jakarta - KPUD Sumatera Utara menggelar debat Pilkada Sumut Utara dengan pembangunan yang berkeadilan dan berkesetaraan. Mengawali debat, Cagub Sumut Edy Rahmayadi sempat menyinggung tingginya angka pengangguran di Sumatera Utara, semantara itu Cagub Djarot Saiful Hidayat menjanjikan Kartu Sumut Pintar untuk pendidikan gratis. Debat kedua Pilgub Sumut 2018 berlangsung di Hotel Adi Mulia Medan, Sabtu (12/5/2018). Moderator mengawali debat dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing pasangan calon untuk menyampaikan visi dan misinya selama 2 menit. "Kami melihat pembangunan berkeadilan dan berkesetaraan, suatu proses secara menyeluruh utuh dengan melibatkan aspek ekonomi dan ekonomi, apa itu aspek ekonomi? Adalah sumber potensi wilayah yang melimpah keberadaannya modal, organisasi dan lain-lain. Apa itu non ekonomi? Sumber daya manusia, sosial budaya, politik dan lain-lain. Kita melihat dari rasio gini ketimpangan Sumatera Utara 2017 memang rendah tetapi dengan lai...

Debat Pilgub Sumut 2018: Djarot Tanya Edy Cara Rawat Budaya

Jakarta - Cagub Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat bertanya ke Cagub Edy Rahmayadi soal bagaimana cara merawat dan mejaga kebudayaan, serta menyampaikannya sebagai obyek wisata. Menurut Djarot, seorang gubernur bukan hanya mengalokasikan anggaran untuk kebudayaan dan pariwisata. Hal ini diungkapkan Djarot ke Edy dalam debat kedua Pilgub Sumut 2018 berlangsung di Hotel Adi Mulia Medan, Sabtu (12/5/2018). Sesi kedua acara debat, Edy mendapatkan pertanyaan yang telah disusun oleh panelis soal bagaimana merawat dan mengembangkan warisan sejarah dan kebudayaan di Sumatera Utara. "Warisan sejarah dan kebudayaan di Sumatera Utara sangat kaya dan heterogen, namun sarana untuk merawat dan mengembangkannya sangat minim, bagaimana langkah kongkrit anda merawat, memanfaatkan, dan mengembangkan warisan sejarah dan kebudayaan untuk pembangunan di Sumatera Utara," tanya moderator acara ke Edy. Mengawali penjelasannya, Edy menjelaskan sejarah merupakan warisan. Dia pun sempa...